“Maav Lahir & Batin”

Blogosphare™ arhiest182 Mengucapkan Selamat Idul Fitri semoga amal ibadah kita di terima. Amiin

Untuk sobat Bloger se Antero Dunia “Maya”, Menyadari bahwa sang penulis adalah makhluk Tuhan yang tidak mempunyai kesempurnaan dalam menulis atau berbuat maka dengan ini Aku Direktur Blogosphare™ berharap permohonan maav dengan sangat dari sobat Bloger se Antero Dunia “Maya”. Ada pula yang tidak berkenan dengan tulisan – tulisan, Desain, Gelagat & Tingkah laku dari sang Penulis. Aku meminta pertolongan maav yang sedalam – dalamnya.

Segenap Keluarga besar Admin arhiest182 Mohon maav lahir dan batin…

Mulai dari 0 ( Nol ) yaa…

Minal Aidzin Wal Faidzin, Maav lahir batin…


NB : Maav baru Update

Iklan

“Kenapa dengan Indonesia Ku”

Hari ini ada berita Polisi mati
Hari ini ada berita Pembantu dibantai majikannya
Hari ini ada berita Anak anak membunuh orang tuanya
Hari ini ada berita Orang tua memperkosa anak- anaknya
Hari ini ada berita Guru – guru banyak yang sakit jiwa
Hari ini ada berita Orang – orang kaya takut bangkrut
Hari ini ada berita Mahasiswa protes
Merah putih cemang cemong Mau insaf susah
Desa sudah menjadi kota

( Iwan Fals : “Menunggu Ditimbang Malah Muntah” )

Mungkin cuman di Indonesia lagu itu sangat pas, dan sangat cocok untuk polemik yg ada di Negara kita Tercinta. Berat menimbang – lemah memikul..
Sebenarnya Aku sangat bangga hidup di Indonesia, Indonesia Raya !!!
( tapi kapan Kau bangkit )

Melihat berita di Televisi, membaca surat kabar yg beritanya itu – itu saja. Kemiskinan yg kian bangga di katakan miskin. Kedidjayaan yg kian merebak dan meng kebiri rakyat kecil. Belum ada kemajuan di Indonesia Tercinta ini.

Jikalao bisa memilih lagi orang nomer satu di Indonesia & membandingkan. Presiden mana yang cocok untuk negara ini ???

  1. Sukarno, Ir.
  2. Suharto, Jend TNI.
  3. Bacharuddin Jusuf Habibie, Prof. Dr. Ing.
  4. Abdurrahman Wahid, K.H.
  5. Dyah Megawati Setyawati Sukarnoputri, Dr(HC). Hj.
  6. Susilo Bambang Yudhoyono, Dr. H. Jend. TNI (Purn.)

“Harapan Seorang Ibu”

Banyak yang mengalami hal demikian, mungkin karena otak kita masih ingin berfikir namun kenyataanya kondisi dan situasinya kurang mendukung. Aku terinspirasi dari banyak teman ku yang mengalaminya termasuk kekasih ku sendiri.


Minggu lalu, saat hari masih pagi ketika aku kedatangan dua orang tamu. Seorang ibu setengah baya berpakaian lusuh dengan mengandeng seorang anak perempuan. Setelah memperkenalkan diri Ibu Mijah menceritakan maksud dari kedatanganya dan menceritakan masalah yang sedang dihadapinya. Anak laki – lakinya yang baru lulus SMP ( Sekolah Menengah Pertama ) ingin melanjutkan sekolah ke SMK ( Sekolah Menengah Kejuruan ). Akan tetapi, apa daya Ibu Mijah hanya seorang bakul jajanan di SD – SD di pinggir jalan. Yang mempunyai harapan melanjutkan sekolah anaknya di SMK. Apa lagi Ibu Mijah sekarang menjadi orang tua tunggal yang harus menghidupi ke -3 Anaknya yang masih kecil – kecil setelah suaminya meninggal 2 tahun lalu di Malaysia.

Bulan Juni – Juli, waktu yang selalu berulang tiap tahunya, Bulan yang senantiasa membuat semua orang tua menjadi resah dan panik. Seperti halnya Ibu Mijah yang kini menjanda. Bulan – bulan ini sangat menegangkan baginya :

“Seniki sedoyo angel, dodol jajan ugi angel, Mboten kados rumiyin. Anake kulo nyuwun sekolah malih”
( Sekarang semua susah, jual jajanan juga susah, tidak seperti dulu. Anak saya minta sekolah lagi ).
Ucap Ibu Mijah

Ibu Mijah tidak bisa membayangkan dari mana memperoleh uang jutaan rupiah untuk biaya masuk sekolah anaknya. Di sisi lain Ibu Mijah juga terjepit dengan kondisi ekonomi yang serba sulit. Dampak dari kenaikan kebutuhan bahan pokok dan BBM telah menerpa usaha jajananya. Kasihan rakyak kecil selalu terkena Imbasnya.

Ibu Mijah berucap lirih dengan ku , “Mas.. Bisa ndak anak saya sekolah lagi, Saya ingin meminjam uang?? ” dia sangat ingin sekolah sampai harus Tahajud tiap malam”.
“Insya Alloh bu.. Anak ibu bisa melanjutkan sekolah lagi. Kita akan bantu semampu kita”. Jawab saya.
“Bagaimana dengan anak Mas sendiri??”…


“Marhaban Ya Ramadhan”

Telah tiba bulan yang sangat ditunggu oleh stiap orang muslim,Kembali ke Fitrah untuk mencapai ke Imanan yang sempurna. Bulan Ramadhan kali ini sangat indah menurut ku, mempunyai kesempatan untuk membersihkan dosa – dosa lagi. Bersilahturahim kepada setiap orang. Mempunyai Tambatan hati yang selalu menemani..

Mungkin 2 tahun yang lalu puasa ramadhan kita berbeda, sebuah organisasi Islam (NU) menyakini awal 1 ramadhan berbeda dengan organisasi Islam yang lainya. Namun sekarang InsyaAlloh kita bersatu padu untuk menjalani ibadah puasa ramadhan bersama – sama. Mungkin yang sangat mencolok sholat idul fitri saja berbeda, banyak perbedaan yang sangat memprihatinkan. InsyaAlloh sekarang kita menuju fitrah bersama – sama (emang harus semestinya).

Untuk Seluruh Pembaca…

Marhaban Ya Ramadhan Mohon maav Lahir & Batin.