“Anjink”

“Sudah Jatuh – Tertimpa Tangga”

Mungkin memang sudah takdir dan hukum Rimba, Rakyat kecil selalu di injak – injak. Mengharap belah kasian dari sang maha Kedigjayaan. Sumpah Demi Alloh sang pencipta Semesta Alam aku kecewa 😦 Bekerja di sebuah perusahaan besar sekelas BUMN,(KITech). Tak bisa membayar honor yang nominalnya hanya berapa ringgit saja. Munkin memang “benar”. Setiap pekerjaan selalu seperti memakan empedu, yang sangat pahit. Hingga Keluguan dan kejujuran Sangat tidak dibutuhkan dalam dunia kerja aku yakin, menjilat mungkin sudah sangat tidak asing. Dan terkutuklah Engkau “Anjink” untuk semua Penguasa & Sang Maha Kedigjayaan yang murtad..

(Maav untuk semua kata2 kasar yang terucap).

“AAAAAAAGGGGGHHHHHHKKKKK”

“Ber bagai jenis Ekspresi, seseorang saat … sebagai melambangkan kisah hidup yang tak karuan”