“Tuhan Sangat Baik”

Seorang cucu bertanya kepada kakeknya sambil memandangi wajah kakek yang sudah keriput.

“kenapa tuhan menciptakan kakek?” tanya cucu itu

“Karena Tuhan sangat sayang pada kakek begitu pula seluruh makhluk hidup yg ada di dunia ini” Jawab kakek dengan batuk-batuk

“Trus kenapa kakek keriput??” Tanya Cucunya lagi

“Karena kakek di ciptakan sejak dahulu,seiring dengan umur kakek”

Kemudian cucu itu berfikir sejenak,dengan mengamati wajah si Kakek dan membandingkan dengan wajahnya.

“WAH… Berarti akhir-akhir ini ciptaan tuhan semakin bagus saja ya Kek”???

“Anak Mu Bukan Anak Ku”

Seorang janda beranak satu menikah dengan seorang duda beranak satu. Kemudian melahirkan anak dari hubungan mereka,disaat si duda sedang bekerja si janda menelpon si duda.

Kriiinngg..

“Haloo” Kata si duda

“Ayah cepat pulang” Printah si janda

“Ada apa Sayang,kok cepet-cepet suruh pulang? Tadi malam kan udah, masa kurang puas..”

“Bukan masalah yang tadi malem, Tapi sekarang anak mu dan anak ku sedang memukuli anak kita !!!”

“?????”

“Dia seorang Dokter”

Hari Sabtu yang cerah mengiring perjalanan Niluh dan neneknya untuk berobat,memang sangat jauh letak Rumah Sakit dari rumahnya. Oleh karena itu setiap pergi berobat nenek selalu mengajak Amri untuk menemaninya, Amri adalah sopir angkot yang rumahnya tidak jauh dari rumah Niluh. Sering kali Amri melibur narik angkot untuk mengantarkan Niluh berobat. Sekitar butuh 1 jam untuk sampai ke Rumah Sakit,Amri dengan sangat hati-hati mengendarai mobil Kijang yang sudah lama jadi tumpakanya. Sampai di Rumah Sakit Niluh langsung segera dibawa ke IGD dan langsung menjadi pasien yang sangat istimewa,Selalu di nomer satukan. Mungkin pemerintah indonesia sudah sepenuhnya sadar untuk memberi keistimewaan bagi orang-orang yang kurang mampu untuk berobat. Dengan menggunakan rolling bad Niluh dibawa ke ruang periksaan, Dokter menyambut dengan sangat ramah. Baca lebih lanjut

“Tangisan Niluh”

Terdiam duduk sendiri melihat jendela kamar yang selalu terbuka, Niluh panggilan akrabnya masih duduk lemas tak berdaya dengan penyakitnya yang kian lama kian menggerogoti tubuhnya tidak ada yang bisa dia kerjakan kecuali duduk di kursi malasnya dan tidur di tempat tidur yang sudah lama menemaninya selama 3 tahun. Semua organ tubuhnya seakan lumpuh dan dipenuhi coreng yang selalu basah dan bau anyir yang menyengat hidung, penyakit kusta yang dia derita sejak kurang lebih 3 tahun silam membawanya dalam sendirian dan keterpurukan. Hanya neneknya yang selalu setia menunggunya, dengan penuh kesabaran merawatnya. Nenek yang hari ini genap berusia 64 tahun tidak merasa bosan dan jijik merawat Niluh,dia tertegun mengingat ke dua orang tua niluh yang telah meninggal dunia karena lenyap tersapu gelombang dasyat pada tanggal 26 Desember 2 tahun silam,menginggalkan sejuta pertanyaan karena jazadnya sampai sekarang belum juga di temukan.

asd

Baca lebih lanjut